Bersabarlah

Untukmu yang sedang aku tuliskan namanya pada batu yang ku sembunyikan sebelumnya. Yang perlahan mulai aku keluarkan dari kotak besi di suatu sudut hatiku. Hari-hari yang mencari-cari kata, minggu-minggu yang menyambungkan rasa, bulan-bulan yang menguatkan asa–Melayukan ragu. Lingkaran itu mengikat juga di jarimu. Ibuku melakukannya untukku. Masih tak ku biarkan tangan yang ingin menggenggam, mata 

Continue Reading…

Mengalahkan Setan-Setan Waktu

Aku tahu menuju pernikahan tidak mudah. Ada saja batu-batu kerikil tajam yang terinjak kaki. Ada debu -debu yang terbang memerahkan mata. Ada ranting-ranting pohon yang menggores kulit. Ada pengguna jalan lain yang menyipratkan ban kendaraannya dengan genangan air. Ada pejalan kaki lain yang memaki-maki memekakkan telinga, menyiutkan nyali, menggoyah hati. Aku tahu pernikahan butuh keyakinan yang 

Continue Reading…

Pulang Tak Tenang

Ada banyak hambatan yang saya temui hari ini. Oh tidak deng, barangkali ini sekedar tanda-tanda–yang menambah pikiran tak tenang. Ketika memulai menulis ini saya sedang menunggu kereta yang akan membawa saya ‘pulang’ di stasiun Lamongan. Jam di handphone saya menunjukkan pukul 15.30, 30 menit sebelum keberangkatan. Ada dua misi utama pulang kali ini, Mengikuti pelatihan 

Continue Reading…

Berbincang Lebih Hangat

“Pandji siapa si, Ka?” “Pandji manusia millenium?” “Pandji cucunya Soeharto?” “Pandji yang suka nangkepin uler? Emang masih hidup dia?” “Pandji yang mana dah?” Pertanyaan-pertanyaan itu selalu muncul ketika saya bercerita heboh tentang satu sosok ini. Dan saya selalu menyangkal tebakan mereka semua. “Bukan. Bukan itu.” Lalu saya mencoba mengingatkan sedikit tentang dia dengan beberapa acara 

Continue Reading…

Tak Akan Mungkin Terlupakan

Teruntuk: teman-teman dimanapun berada   Aku tidak percaya perpisahan. Yang aku percaya adalah kita sedang berada di ruang yang sama tapi tidak saling bertemu. Kita pernah bertemu setiap hari: di kelas, di kamar tidur, di lorong kamar mandi, di jemuran, di dapur, di lapangan, di masjid. Bahkan mungkin sampai di titik bosan, hingga canggung menyapa 

Continue Reading…

Pulang

PULANG Enam tahun bukan sekedar hari-hari yang berulang. Atau urutan angka dan foto kalender yang berganti. Enam tahun bukan sekedar raga yang semakin menjulang. Bukan pula tentang hitungan uang yang terkadang hadir membebani. Tapi enam tahun adalah detik-detik yang memiliki arti. Yang tak ingin kau lepaskan sedetik pun ingatan tentangnya. Enam tahun adalah bit-bit memori 

Continue Reading…

Selamat Ulang Tahun, Jouda!

Teruntuk Jouda lil Fathir Jouda, namamu seperti plesetan dari salah satu nama kota di Arab Saudi—kota dimana ibumu tinggal untuk beristirahat setelah bekerja melayani penumpang di pesawat. Bisa jadi itu inspirasinya dan juga ayahmu. Tapi sepertinya bukan itu sebab musabab namamu. Kata ayahmu, namamu berasal dari kata Jaudah yang berarti “indah” dalam Bahasa Arab. Oh 

Continue Reading…