Tak Akan Mungkin Terlupakan

Teruntuk: teman-teman dimanapun berada

 

Aku tidak percaya perpisahan. Yang aku percaya adalah kita sedang berada di ruang yang sama tapi tidak saling bertemu.

Kita pernah bertemu setiap hari: di kelas, di kamar tidur, di lorong kamar mandi, di jemuran, di dapur, di lapangan, di masjid. Bahkan mungkin sampai di titik bosan, hingga canggung menyapa lagi. Menit-menit di tiap hari kita jalani sesuai jadwal yang tersusun rapi, bekerja sama dalam organisasi, menyapa berbasa-basi, ngobrol sana-sini, atau sesekali tak sengaja ucapan salah menyakiti hati. Kita pernah tertawa terbahak-bahak, kita pernah merengut kesal menahan marah, kita pernah berlarian menghindari hukuman karena terlambat, kita pernah berkali-kali menahan lapar karena tak kebagian jatah nasi atau tak selera dengan menu yang itu lagi itu lagi.

Aku percaya kita akan bertemu lagi, dimanapun: di jalan, di warung, di terminal, di gunung, di laut, atau mungkin di sini–di tempat paling sering kita bertemu sampai bosan. Ketika waktu itu datang, barangkali kita sudah bisa menjadi apa saja. Tapi aku tak peduli. Aku tak peduli kamu sudah menjadi apa atau aku yang belum menjadi apa-apa. Sudah lulus kuliah atau belum. Sudah kerja atau belum. Sudah menikah atau belum. Sudah sukses atau belum. Karena pertemuan tidak menuntut syarat-syarat itu. Bisa jadi pertemuan membuka pintu-pintu sukses hidup yang masih tertutup.

Yang jelas kita pasti akan dan harus bertemu lagi. Ketika kita bertemu lagi, barangkali kita akan saling menertawakan: menertawakan rambut yang menipis dan memutih, perut yang membuncit, atau fisik yang tak sanggup lagi berlari untuk sekedar mengejar bola.

Barangkali momen-momen tentang kita pasti ada yang terlupakan, tapi bahwa kita adalah berteman tak akan mungkin terlupakan.

 

***
Sendangagung, 6 Juni 2015
Tiga belas tahun setelah kita belajar dan memahami dua kalimat ini: “Masmuka?” dan “Min aina ji’ta?” 😀

uploadDokumentasi foto oleh Dian Agus Salim

2 Comments

  • wahyusyafiul October 20, 2015 Reply

    dokumentasinya kok nggak ada tadz ?

    • akadidi November 7, 2015 Reply

      Ada yang error sepertinya. Foto ga ada yang tampil di postingan.

Leave a Reply